This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Selasa, 28 Januari 2014
tes
| No. | Nama | Alamat | Keterangan | |
|---|---|---|---|---|
| 1. | Hendra Wahyuddin | Kapuas | Ketua HMJ Syari'ah Periode I | |
| 2. | Muhammad Sauqi | Martapura | Ketua HMJ Syari'ah Periode II | |
| 3. | Syarwani Abdan | Balangan | Ketua HMJ Syari'ah Periode II |
Cara Menampilkan File PDF di Dalam Postingan Blog
Google Drive adalah sebuah wadah atau tempat yang dapat digunakan untuk membuat, membagi, mengolaborasikan dan menyimpan data. Google Drive
memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 5 Gigabite (GB) dan dapat
digunakan gratis. Jika ingin memperbesar kapasitas sebesar 25GB sampai
1TB, pengguna dikenai tarif. Google Drive juga menyediakan fasilitas aplikasi pengolah kata atau yang biasa disebut sebagai Google Docs.
Pada kesempatan kali ini sampul ilmu menjelasakan tentang Cara Menampilkan File PDF di Dalam Postingan Blog. Buat anda yang ingin menampilkan artikel yang berbentuk PDF pada blog dapat mengikuti langkah-langkah dibawah ini
Siapkan File PDF anda Pada Komputer/Laptop Anda
Setelah itu ketikan URL https://drive.google.com/ Pada Browser anda, kemudian login dengan Account Google Anda jika anda belum mempunyai Account Google Diharapkan membuat terlebih dahulu.
Pada Menu Drive yang berada disamping kiri clik tanda panah keatas kemudian clik File cari file PDF anda kemudian clik Open tunggu beberapa saat sampai File PDF anda Selesai TerUpload.
Jika data / File Anda Berhasil TerUpload Maka nama File PDF anda Akan Muncul pada Drive Centang File PDF anda kemudian clik combo lebih banyak tepat berada diatas kemudian pilih bagikan.
Pada Halaman Setelan Berbagi clik Ubah pada Publik di Web Siapa Saja di internet dapat menemukan dan melihat.
Pada Obsivisibilitas clik Publik di web agar siapa saja di internet dapat menemukan dan mengakses, tidak perlu masuk kesistem, kemudian pada Akses Siapa Saja (tidak Perlu Masuk) pilih Dapat Melihat setelah itu Simpan dan Clik Selesai.
Langkah Selanjutnya Clik Kanan Pada File PDF Anda kemudian Klik Buka Dengan dan pilih Penampil Google Drive.
Setelah File PDF anda Telah Terbuka langkah selanjutnya clik Menu File dan Pilih Sematkan File PDF ini. Maka akan muncul code HTML.
Untuk Menampilkan File PDF dipostingan Blog anda caranya Copy Code HTML tadi Kemudian Paste Pada Halaman Postingan Anda dan Lihat Hasilnya.
Untuk Contoh Penerapannya Clik Disini
Sumber: http://lembar200.blogspot.com/2014/01/cara-menampilkan-file-pdf-di-dalam.html"
Minggu, 05 Januari 2014
Penyembelihan Hewan
a. Pengertian penyembelihan
Dalam syari’at Islam, penyembelihan dilakukan
dengan menggunakan pisau yang tajam dengan memotong tiga saluran pada leher
bagian depan, yakni; saluran makanan, saluran nafas, serta saluran pembuluh
darah.
Maka tidak bisa dikatakan penyembelihan
kecuali dengan memutuskan tiga saluran tersebut. Ini menurut pendapat imam Abi
Hanifah seta Ashabnya dan Abi Abdillah.
b. Alat yang digunakan dalam penyembelihan
Menurut ulama-ulama hadist, alat-alat yang
diperbolehkan untuk penyembelihan, yaitu setiap apa saja yang bisa memutuskan
urat leher dan bisa mengalirkan darah. Maka boleh menyembelih dengan benda yang
berupa besi, kuningan, tebaga, emas, pirak, kaca, batu, buluh dan lain
sebagainya. Kecuali kuku, gigi, dan tulang.
c. Tempat menyembelih
Di dalam beberapa literatur disebutkan, bahwa
tempat-tempat menyembelih itu ada tiga, yaitu; (أعلى
الحلق، )paling atas
tenggorokkan, ( اوسطه )pertengahannya, dan ( اسفله )bawahnya.
d. Orang yang halal dimakan sembelihannya
Adapun orang-orang yang boleh menyembelih dan
halal dimakan sembelihannya, yaitu setiap orang Islam dan kafir kitabi (أهل الكتاب).
Termasuk dalam hal ini baik laki-laki ataupun perempuan, merdeka, hamba sahaya,
junub (dalam hadas besar), suci, ‘alim, jahil, fanatik dan fasik. Melainkan
sembelihan orang musyrik dan murtad (keluar dari Islam, pindah agama ke agama
manapun) dan sembelihan orang yang meninggalkan membaca basmalah bersenghaja.
e. Binatang yang tidak perlu disembelih
Binatang yang halal dimakan tanpa perlu
disembelih terlebih dahulu yaitu:
1.
Belalang
2.
Ikan
3.
Janin binatang
yang halal, apabila keluar dari perut ibunya dalam keadaan mati.
Dalam hal pembahasan ikan dan belalang, para
ulama sepakat tentang kehalalannya dikonsumsi tanpa terlebih dahulu disembelih.
Adapun daging janin yang tidak disembelih, Imam Abu Hanifah berkomentar
menyatakan tdak halal dimakan. Lain halnya dengan pendapat Abi Yusuf, Muhammad,
Abi Abdillah, dan Imam Syafi’i mereka mengatakan bahwa janin tersebut halal
dimakan. Rasulullah saw. Bersabda,
ذكاة الجنين ذكاة امه
Menyembelih induknya, sama hukumnya
menyembelih janinnya.
f. Hukum membaca basmalah
Dalam hal membaca basmalah pada waktu
penyembelihan ada tiga pendapat:
1.
Halal dimakan
binatang yang disembelih tanpa mengucapkan basmalah, sekalipun karena lupa
ataupun ataupun disengaja meninggalkannya. Ini adalah pendapat Abi Bakar
al-‘Asham riwat dari Imam Syafi’i.
2.
Tidak halal
dimakan, jika meninggalkan pengucapan basmalah tersebut baik dikarenakan lupa
ataupun disenghaja. Ini pendapat Abi Tsaurin.
3.
Halal dimakan
meninggalkannya tersebut dikarenakan lupa. Dan tidak halal dimakan apabila
meninggalkannya karena disenghaja. Allah Swt.
Berfirman,
ولاتأكلوا مما لم يذكر اسم الله عليه
Ini adalah
pendapat Imam Abu Hanifah dan Ashhabnya Abi Abdillah.
Polisi VS Dosen
Pada suatu hari yang cerah, ketika terik matahari terasa begitu menyengat, tampak satu kesatuan anggota polisi menggelar razia roda empat di depan kantor polisi yang berdiri megah penuh wibawa itu. Kesatuan polisi itu tampak sibuk dengan tugasnya masing-masing. Ada yang mengatur jalan. Ada yang memeriksa surat-surat kendaraan bermotor dari para pengemudi. Semua pengendara yang melintas di jalan A.Yani tepat di mana tempat razia dilaksanakan pun disinggahkan. Dimasukkan di areal tempat razia, halaman kantor polisi. Tidak terkecuali, dosen sekaligus lektor di sebuah perguruan tinggi Islam kota tersebut pun juga disinggahkan, yang waktu itu melintas di jalan tersebut.
“Ma’af pak,mana surat-surat perlengkapan bermotor anda” Tanya
salah seorang polisi kepada dosen, memulai pembicaraan.
Pak dosen pun membuka dompetnya serta menyerahkan surat-surat yang
dimaksud. Lengkap dengan SIM dan KTP, seraya berkata, “Ini surat-surat yang
bapak pinta.”
Dengan saksama polisi tersebut melihat dan mencek kebenaran dan
keasalian surat-surat itu, juga masa berlakunya. Tiga menit berikutnya, polisi
itu membuka pembicaraan,
“Mobil ini kami tilang!”
“Apa, kenapa jadi ditilang?” pak dosen bingung. “Padahal, baru seminggu
saya ke Samsat untuk memperpanjang masa berlaku surat kendaraan bermotor.”
Protes dosen dengan nada kecewa dan penuh tanda tanya.
“Ini lho pak, bulan dan tahun yang ada pada plat mobil anda tidak
sesuai dengan surat tanda nomor kendaraan bermotor anda” jelas pak polisi
berargumen.
“Wah, tidak bisa itu pak. Bapak tidak bisa menilang saya sembarangan”
“Kenapa, sudah jelas anda salah. Sekarang,
silakan tanda tangani surat penilangan ini. Dan nanti hadirlah di persidangan.”
“Tapi kan saya tidak tahu bahwa antara surat
dan yang ada pada plat mobil itu berbeda. Dan itu yang membikin bukan saya,
pihak kepolisian yang membikin. Sekarang, anda mau menilang saya, sedang
kesalahan itu oleh perbuatan pihak kepolisian sendiri. Oke kalau kepolisian mau
menilang, karena kelalaian saya mengendarai mobil dengan surat-surat yang tidak
sesuai. Saya akan tanda tangani surat penilangan, juga akan mendatangi
persidangan. Tapi, setelah itu...,” pak dosen sengaja tidak melanjutkannya,
agar polisi itu apakah benar-benar mau menilangnya.
“Apa? Apa setelah itu?...” tanya polisi itu heran
dan seribu tanda tanya pun
terlintas dibenaknya.
“Kamu, atau kepala kepolisian ini, saya undang
untuk menghadiri persidangan di pengadilan atas memenuhi gugatan saya terhadap
pihak kepolisian ini. karena kelalaian kalian dalam hal tidak teliti membuat
surat-surat bermotor tempo hari, yang mengakibatkan saya ditilang. Sedang saya
orang hukum, dosen hukum, yang mengerti
tentang hukum, dan taat kepada hukum. Saya merasa repotasi, nama baik saya
dicemarkan oleh kelalaian kalian sendiri. Saya ingin menuntut ganti rugi sekian puluh
juta dan pengembalian nama baik saya yang telah tercemar karena dianggap orang
yang tidak taat hukum.”
Jelas dosen itu membela diri.
Keadaan pun menjadi tegang. Polisi yang
menangani penilangan seorang dosen hukum itu pun terlihat cemas.
Wajahnya pucat.
Keningnya mengerut. Pikirannya tidak karuan. Tanpa pikir panjang, ia pun
bergegas
masuk ke dalam kantor, menemui atasannya, kepala polisi. Ia ceritakan
semua permasalahan yang
terjadi dengan panjang lebar, dari
A sampai Z, termasuk ancaman dosen hukum akan menggugat kepolisian itu.
Akhirnya, setelah mendengar penjelasan anak buahnya, pak kepala polisi
pun turun tangan, keluar menemui dosen hukum tersebut yang tengah duduk
dibangku
tamu bagian luar. Setelah berkenalan dan berbicara beberapa menit
sekedar
perkenalan, entah apa yang mereka bicarakan, pak kepala polisi mengajak
damai kepada dosen hukum tersebut. Sepertinya pak kepala polisi mengerti
bahwa kesalahan bukan hanya
semata dari pak dosen itu, tapi kesalahan juga ada pada pihak
kepolisian. Ia meminta ma’af atas nama pihaknya, telah
membuat kekeliruan dan kelalaian dalam membuat surat-surat bermotor.
“Mobil bapak tidak jadi kami tilang,” tegas
kepala polisi meyakinkan. Sambil menyerahkan surat-surat bermotor
kepada pak dosen, yang ia ambil dari anak buahnya, yang mau menilang mobil
tersebut tadi.
“Sekarang kita berdamai, bapak tidak perlu ke pengadilan, dan saya juga tidak.” Jelas pak
kepala polisi lagi. “kalau ada apa-apa, bapak silakan hubungi saya, saya dan
anak buah saya insya Allah akan membantu
sebisa kami.” Lanjutnya sambil tersenyum dan mengulurkan tangan untuk berjabat
tangan dengan pak dosen.
Pak dosen pun mengangguk, dan menerima
permohonan damai itu dengan berjabat tangan dengan pak kepala polisi.
****
Kalau kita memang benar. Katakanlah benar.
Perjuangkanlah kebenaran itu. Tidak perlu takut kepada siapa pun. Yakinkanlah,
kebenaran itu pasti menang.
Semua orang pernah salah. Semua orang pernah
melakukan kelalain. Oleh sebab itu, terbukalah untuk saling mengerti. Indahnya
perdamaian itu.
Ngakunya Hp teman.
Saya toh dulu pernah akrab dengan seseorang, lewat hp saja sich, ngak pernah ngelihat orangnya. Dia mengaku bernama Lia. Sempat beberapa hari kami sms-an. Lewat sms, dia manggil saya kakak. Tidak ada hubungan apa-apa, kami hanya sebatas pertemanan biasa. Teman sms. Waktu itu, sebelumnya, nomornya pernah nyasar ke hp Aku. Katanya sich salah tekan tombol. Ia pun minta ma’af. Dan akhirnya kami akrab.
Pada suatu hari, Lia menghubungi saya
dengan sms,
“kak, gie di mana?” katanya memulai sms
“di kost,” balasku.
“kak, ini nomor punya temanku”
“Yang mana?”
“itu yang kakak pakai itu” jelasnya lagi.
Aku
kaget. Kok, bisa-bisanya dia bilang nomor yang saya pakai adalah nomor
punya temannya. Wong orang belinya udah lama di ponsel. Hamper 1 tahun
setengah. Terus Aku tanya kepada dia. Aku penasaran apa sih maksudnya itu?
“Terus, gimana maunya?” Pancingku untuk
memastikan apa maksudnya.
“ma’af yach kak, tolong berikan hp
yang kakak pakai itu! Itu punya temanku,” katanya
Wah,
ini anak keterlaluan banget. Gerutuku dalam hati. Enak saja mengatakan nomor
dan hp yang ada pada tanganku punya temannya. Padahal, dia tidak pernah melihat
hp seperti apa yang ada padaku. Ini anak sembarangan banget ngomongnya. Hmmm
seandainya dia ada di sini, aku buktikan, bahwa ini hp aku beli di ponsel 1
tahun sengah yang lalu. Baru, masih sigel, dan bukti pembeliannya pun juga ada.
Aku
menjadi kesal. Aku benci. Rupanya itu anak mau mempermainkan aku secara halus.
Aku pun mengambil hp-ku kembali, dan membalas sms itu anak.
“enak saja, ini nomor dan hp, gue
beli udah lama buangeett…. Memangnya kamu punya bukti apa mengatakan ini, yang
ada pada tangan gue punya teman kamu?” sms-ku
nadanya mulai berubah, agak sedikit tegas dan kasar. Aku terbawa emosi olehnya.
Padahal, sebelumnya aku tidak pernah ngirim sms seperti ini kepadanya.
Sesaat
aku tunggu belum ada balasan dari anak yang ngakunya bernama Lia itu. Aku tidak
mau lagi menunggu. Aku mau tuntaskan ini semua. Akhirnya, aku pun mengirim sms
kembali kepadanya,
“Kamu jangan menuduh saya
macam-macam ya…. Aku bisa saja melaporkan semua ini kepada polisi dan menuntut
kamu ke pengadilan. Karena kamu, secara halus, telah menuduh saya yang
bukan-bukan.” Jelasku
tegas sembari menunggu balasan sms-nya kembali.
Tapi,
Setelah itu, jam demi jam telah berlalu, tak ada satu balasan smsnya pun yang
masuk. Akhirnya aku coba menghubunginya lewat panggilan suara. Yach… nomornya
tidak aktif. Tidak aktif, tidak aktif, terus tidak aktif. Hingga nomornya tidak
bisa dihubungi untuk selamanya alias terblokir.
Rupanya
itu anak, yang ngakunya bernama Lia sadar atau membayangkan bahwa yang dia
hadapi bukan anak kecil. Bukan orang biasa. Mungkin, (ma’af ini menurut saya
saja yach… hee) dia menganggap saya ini, yang mau dia kelabui ini, bukan orang
sembarangan. Hmm… apa dia menyangka gue orang berduit? Bos? pejabat? Akademisi/Praktisi
hukum? Cendekiawan? Advokat/pengacara?.... hahaaaa lucu yach. Terserah, apa pun
sangkaannya dulu. Yang penting dia kapok. Ngak ganggu hidup Aku.
Cinta Bawa Gejala
Salam Sobat Blogger!.... Sebenarnya postingan kali ini sudah pernah
dimuat diakun facebook saya, Daud Fathani, kemarin Kamis 17 Desember
2013. Kenapa Daud mempostingnya terlebih dahulu ke Fb? Karena berhubung
kemarin kouta paket internet Daud habis, jadi Daud hanya bisa
mempostingnya terlebih dahulu ke catatan akun Fb Daud, sebab buka Fb-kan
gratis. hheee. Nah sekarang biar lebih manfaat atau apa namanya Daud
salin kembali ke blog ini. Pada postingan kali ini, Daud berbicara
tentang gejala-gejala yang dibawakan oleh "cinta".
Mau tahu apa saja gejala yang dibawa oleh cinta, yang mampu membuat perubahan kepada orang yang sedang dilanda cinta? Inilah dia di anataranya:
1. Lapar menjadi kenyang.
ini bisa dibuktikan gara-gara jalan ke sana-kemari bersama sang kekasih, lupa makan dan lupa pulang ke rumah. akhirnya begitu tiba di rumah, diomelen oleh mama papa. kasian dech lho.!
2. Ngantuk menjadi melek
Jam 11 malam, rata-rata orang pingin tidur, ngantuk. Tapi, begitu ada sang kekasih (pacar) nelpon atau sms, wah mata yang tadinya udah lima watt berubah naik menjadi seratus watt. Tak jarang ini dialami muda-mudi yang biasanya suka telponan atau sms-an hingga larut malam, jam 24.00, atau jam 1, 2, 3 pagi. (jangan dibiasakan ini yah)
3. Marah menjadi Sayang
Tak jarang, orang yang dulunya bermusuhan, karena sering berantem, berubah 180 derajat menjadi sayang.
4. Teman menjadi pacar atau istri
Ini mah biasa, udah sering kita temuin di sekolah-sekolah atau kampus. Betul? hhee
5. Sakit menjadi sembuh, yah paling tidak ngak terasa sakit atau berkurang deh.
6. Sehat menjadi sakit, gimana ceritanya? Ya iyalah, karena cinta membuat seseorang selalu ingin di dekat orang yang dikashinya. begitu saling berjauhan, dalam jangka waktu pendek apalagi panjang, boleh jadi akan menimbukan kerinduan mendalam. Akhirnya, makan, ngak teratur. Tidur ngak teratur, semua ngak teratur, gara-gara memikirkan kekasih yang jauh di mata. apa yang akan terjadi, kalau kurang makan, kuang tidur, dan kurang semuanya? Sakit. Betul????....
7. Di cobet, sakit toh. eh malah bilang itu sayang. Kalau gito cobet aja terus biar dibilangin itu tanda sayang. heheee
Mau tahu apa saja gejala yang dibawa oleh cinta, yang mampu membuat perubahan kepada orang yang sedang dilanda cinta? Inilah dia di anataranya:
1. Lapar menjadi kenyang.
ini bisa dibuktikan gara-gara jalan ke sana-kemari bersama sang kekasih, lupa makan dan lupa pulang ke rumah. akhirnya begitu tiba di rumah, diomelen oleh mama papa. kasian dech lho.!
2. Ngantuk menjadi melek
Jam 11 malam, rata-rata orang pingin tidur, ngantuk. Tapi, begitu ada sang kekasih (pacar) nelpon atau sms, wah mata yang tadinya udah lima watt berubah naik menjadi seratus watt. Tak jarang ini dialami muda-mudi yang biasanya suka telponan atau sms-an hingga larut malam, jam 24.00, atau jam 1, 2, 3 pagi. (jangan dibiasakan ini yah)
3. Marah menjadi Sayang
Tak jarang, orang yang dulunya bermusuhan, karena sering berantem, berubah 180 derajat menjadi sayang.
4. Teman menjadi pacar atau istri
Ini mah biasa, udah sering kita temuin di sekolah-sekolah atau kampus. Betul? hhee
5. Sakit menjadi sembuh, yah paling tidak ngak terasa sakit atau berkurang deh.
6. Sehat menjadi sakit, gimana ceritanya? Ya iyalah, karena cinta membuat seseorang selalu ingin di dekat orang yang dikashinya. begitu saling berjauhan, dalam jangka waktu pendek apalagi panjang, boleh jadi akan menimbukan kerinduan mendalam. Akhirnya, makan, ngak teratur. Tidur ngak teratur, semua ngak teratur, gara-gara memikirkan kekasih yang jauh di mata. apa yang akan terjadi, kalau kurang makan, kuang tidur, dan kurang semuanya? Sakit. Betul????....
7. Di cobet, sakit toh. eh malah bilang itu sayang. Kalau gito cobet aja terus biar dibilangin itu tanda sayang. heheee
Cara ganti Posting Lama Menjadi Angka
Caranya:
- Langkah awal tentu saja harus menuju ke desain template anda kemudian ke "Edit HTML"
- Sobat pilih salah satu dari 3 model diatas (bebas)
- Script nya ada dibawah ini, sesuai dengan tandanya (Model1,2,3)
- Setelah itu cari kode ini ]]></b:skin> kemudian taruh script dibawah ini diatas kode tersebut
Kode 1
.showpageArea {
padding:2px;
margin:0px auto;
text-align: center;
}
.showpageArea a {border: 1px solid #FFFFFF;
color: #FF8000;font-weight:normal;
padding: 3px 6px !important;
padding: 1px 4px ;margin:0px 4px;
text-decoration: none;
}
.showpageArea a:hover {
font-size:11px;
border: 1px solid #fff;
color: #FF8000;
background-color: #000000;
}
.showpageNum a {border: 1px solid #FFFFFF;
color: #FF8000;font-weight:normal;
padding: 3px 6px !important;
padding: 1px 4px ;margin:0px 4px;
text-decoration: none;
}
.showpageNum a:hover {
font-size:11px;
border: 1px solid #fff;
color: #FF8000;
background-color: #000000;
}
.showpagePoint {font-size:11px;
padding: 2px 4px 2px 4px;
margin: 2px;
font-weight: bold;
border: 1px solid #fff;
color: #fff;
background-color: #000000;
}
.showpage a:hover {font-size:11px;
border: 1px solid #fff;
color: #FF8000;
background-color: #000000;
}
.showpageNum a:link,.showpage a:link {
font-size:11px;
padding: 2px 4px 2px 4px;
margin: 2px;
text-decoration: none;
border: 1px solid #FFFFFF;
color: #FF8000;
background-color: #000000;}
.showpageNum a:hover {font-size:11px;
border: 1px solid #fff;
color: #FF8000;
background-color: #000000;
}
Kode 2
.showpageArea a {
text-decoration:underline;
}
.showpageNum a {
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
margin:0 3px;
padding:3px;
}
.showpageNum a:hover {
border: 1px solid #cccccc;
background-color:#cccccc;
}
.showpagePoint {
color:#333;
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
background: #cccccc;
margin:0 3px;
padding:3px;
}
.showpageOf {
text-decoration:none;
padding:3px;
margin: 0 3px 0 0;
}
.showpage a {
text-decoration:none;
border: 1px solid #cccccc;
padding:3px;
}
.showpage a:hover {
text-decoration:none;
}
.showpageNum a:link,.showpage a:link {
text-decoration:none;
color:#333333;
}
Kode 3
.showpageArea {
padding:2px;
margin:0px auto;
text-align: center;
}
.showpageArea a {border: 1px solid #5FB404;
color: #FE2E2E;font-weight:normal;
padding: 3px 6px !important;
padding: 1px 4px ;margin:0px 4px;
text-decoration: none;
}
.showpageArea a:hover {
font-size:11px;
border: 1px solid #5FB404;
color: #FE2E2E;
background-color: #FFFFFF;
}
.showpageNum a {border: 1px solid #5FB404;
color: #FE2E2E;font-weight:normal;
padding: 3px 6px !important;
padding: 1px 4px ;margin:0px 4px;
text-decoration: none;
}
.showpageNum a:hover {
font-size:11px;
border: 1px solid #5FB404;
color: #FE2E2E;
background-color: #FFFFFF;
}
.showpagePoint {font-size:11px;
padding: 2px 4px 2px 4px;
margin: 2px;
font-weight: bold;
border: 1px solid #5FB404;
color: #fff;
background-color: #5FB404;
}
.showpage a:hover {font-size:11px;
border: 1px solid #5FB404;
color: #FE2E2E;
background-color: #FFFFFF;
}
.showpageNum a:link,.showpage a:link {
font-size:11px;
padding: 2px 4px 2px 4px;
margin: 2px;
text-decoration: none;
border: 1px solid #5FB404;
color: #FE2E2E;
background-color: #FFFFFF;}
.showpageNum a:hover {font-size:11px;
border: 1px solid #5FB404;
color: #FE2E2E;
background-color: #FFFFFF;
}
Selanjutnya cari kode ini </body> kemudian taruh script dibawah ini diatas kode tersebut.
<!--Page Navigation Starts-->
<b:if cond='data:blog.pageType != "item"'>
<b:if cond='data:blog.pageType != "static_page"'>
<script type='text/javascript'>
var pageCount=5;
var displayPageNum=5;
var upPageWord ='Previous';
var downPageWord ='Next';
</script>
<script src='http://bloggergadgets.googlecode.com/files/blogger_pagenavi_min.js' type='text/javascript'/>
</b:if> </b:if>
<!--Page Navigation Ends -->
Semoga berhasil
Ayu Belajar...!!!
![]() |
Belajar adalah suatu upaya untuk menjadi tahu, dari yang tidak tahu menjadi tahu. ettss... jangan salah tafsirkan yach. Jangan bilang “tahu” di sini tahu yang temannya tempe itu. Heheee sersan ja yach membacanya. Serius tapi santai.
Okkeyy… kita lanjutkan.
Tahu yang saya maksud di sini adalah tahu dalam artian mengetahui sesuatu dengan sebenarnya, berdasarkan fakta dan ilmiah. Kita semua perlu untuk tahu. Baik itu berupa berita, pengetahuan, atau lain sebagainya, guna menjadi orang yang pintar, cerdas, tidak bodoh, dan tidak gaptek. Semua itu bisa diperoleh dengan cara membaca, mendengar, atau melihat, yang mana ketiga macam upaya ini bisa diistilahkan menjadi “BELAJAR”
Mengapa harus BELAJAR?
Semua manusia di dunia ini tidak ada yang dilahirkan dalam keadaan pintar. Langsung tahu dan bisa. Semua melewat proses belajar. Coba lihat anak kecil yang baru dilahirkan ibunya. Ia diajarkan oleh ibunya berbagai macam hal, sejak dari bayi, balita, dan anak-anak. Ia dikenalkan ibunya atau keluarga, nama-nama benda di sekitar lingkungan, diajarkan duduk, berdiri, dan berlari.
Belajar sangat penting bagi kita untuk menjadi maju dan sukses. Belajar ibarat bensin bagi mesin. Tanpa adanya bensin, mesin tidak akan pernah hidup dan melaju menuju tujuan, yakni tercapainya cita-cita. Dengan belajar, kita akan terbebaskan dari kejahilan, awan kegelapan yang menyesatkan dan menyusahkan.
Lihatlah, apakah sama orang yang ‘alim (tahu dan mengerti) dengan orang bodoh? Tidak, sama sekali tidak sama. Orang yang tahu akan dimuliakan di sisi Allah dan makhluknya. Sudah jelas di depan mata kita, bahwa orang yang selalu tampil di depan dan mendapatkan kehormatan, tentunya bukan orang sembarangan. Seringkali ia berasal dari orang yang terpelajar dan berpendidikan, yang menjelma, bisa berupa para alim ulama, pejabat, cendekiawan, penulis, dan lain sebagainya
Okkeyy… kita lanjutkan.
Tahu yang saya maksud di sini adalah tahu dalam artian mengetahui sesuatu dengan sebenarnya, berdasarkan fakta dan ilmiah. Kita semua perlu untuk tahu. Baik itu berupa berita, pengetahuan, atau lain sebagainya, guna menjadi orang yang pintar, cerdas, tidak bodoh, dan tidak gaptek. Semua itu bisa diperoleh dengan cara membaca, mendengar, atau melihat, yang mana ketiga macam upaya ini bisa diistilahkan menjadi “BELAJAR”
Mengapa harus BELAJAR?
Semua manusia di dunia ini tidak ada yang dilahirkan dalam keadaan pintar. Langsung tahu dan bisa. Semua melewat proses belajar. Coba lihat anak kecil yang baru dilahirkan ibunya. Ia diajarkan oleh ibunya berbagai macam hal, sejak dari bayi, balita, dan anak-anak. Ia dikenalkan ibunya atau keluarga, nama-nama benda di sekitar lingkungan, diajarkan duduk, berdiri, dan berlari.
Belajar sangat penting bagi kita untuk menjadi maju dan sukses. Belajar ibarat bensin bagi mesin. Tanpa adanya bensin, mesin tidak akan pernah hidup dan melaju menuju tujuan, yakni tercapainya cita-cita. Dengan belajar, kita akan terbebaskan dari kejahilan, awan kegelapan yang menyesatkan dan menyusahkan.
Lihatlah, apakah sama orang yang ‘alim (tahu dan mengerti) dengan orang bodoh? Tidak, sama sekali tidak sama. Orang yang tahu akan dimuliakan di sisi Allah dan makhluknya. Sudah jelas di depan mata kita, bahwa orang yang selalu tampil di depan dan mendapatkan kehormatan, tentunya bukan orang sembarangan. Seringkali ia berasal dari orang yang terpelajar dan berpendidikan, yang menjelma, bisa berupa para alim ulama, pejabat, cendekiawan, penulis, dan lain sebagainya
Jalan Tragis
Tragis. Jalan satu-satunya yang menghubungkan desa Batalas ila Margasari, Tapin. Hingga sekarang (6/1/2014) jalan sempit ini masih dirasakan kurang memuaskan bagi warga Batalas dan sekitarnya, pasalnya, kalau saudara sedang melintasi jalan ini, lebih-lebih kalau berlawanan arah dengan pengendara lainnya, saudara dituntut super hati kalau ngak mau jatuh ke sungai atau sawah.
Bikin Daftar Isi Sederhana
Mau bikin daftar isi seperti yang ada pada blog Daud, neh dia resepnya. Ikutin ya!
* Login di blogger, lalu masuk ke page element.
* Klik add page element
* Pilih html / javascript .
*Selanjutnya, copy paste kode di bawah :
<div style="border: 1px solid #000; overflow: auto; height: 220px;">
<script style="text/javascript" src="http://mizwar.blog.googlepages.com/daftar_isi.js"></script>
<script style="text/javascript">
var numposts = 1000;
var showpostdate = false;
var showpostsummary = false;
var numchars = 100;
var standardstyling = true;
</script>
<script src="http://catatan-daud.blogspot.com/feeds/posts/default?
orderby=published&alt=json-in-script&max-results=999
&callback=showrecentposts"></script></div>
Langkah selanjutnya klik Ok untuk menyimpan.
Selesai.
Oiya, jangan lupa diganti text yang berwarna Hijau dengan URL blog Sahib, ya.
Semoga Bermanfaat.
Cara Membuat Berita Berjalan Di Blog
Berita berjalan atau newsticker ini berisi tentang cuplikan berita pendek yang mewakili berita secara keseluruhan sehingga bisa memberikan informasi terbaru kepada pengunjung blog arbakid tentang peristiwa yang sedang terjadi saat ini dan pada akhirnya pengunjung dari blog arbakid tidak akan ketinggalan informasi terbaru.
Inilah Cara membuat berita berjalan di blog atau newsticker. caranya sangat mudah, untuk membuat berita berjalan atau newsticker diblogspot tinggal ikuti saja langkah-langkah dibawah ini :
1. Login ke blogger
2. masuk ke edit HTML dan cari kode ]]></b:skin>
3. Letakkan kode berikut tepat diatas kode ]]></b:skin>
#berita {
position:fixed;_position:absolute;bottom:0px; center:0px;
clip:inherit;
_top:expression(document.documentElement.scrollTop+
document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }
4. Lalu cari lagi kode </body>
5. Copy dan paste kode berikut dan letakkan diatas kode </body>
<div id=' berita '>
<iframe allowtransparency='true' frameborder='0' height='17' id='NewsWindow' marginheight='0' marginwidth='0' scrolling='no' src='http://www.elshinta.com/v2003a/scrolling.htm' style='background-color: transparent;' width='1200'/>
</div>
6. Simpan Template kamu. Selesai
Sumber: http://dark-paper.blogspot.com
Semoga Bermanfaat
Inilah Cara membuat berita berjalan di blog atau newsticker. caranya sangat mudah, untuk membuat berita berjalan atau newsticker diblogspot tinggal ikuti saja langkah-langkah dibawah ini :
1. Login ke blogger
2. masuk ke edit HTML dan cari kode ]]></b:skin>
3. Letakkan kode berikut tepat diatas kode ]]></b:skin>
#berita {
position:fixed;_position:absolute;bottom:0px; center:0px;
clip:inherit;
_top:expression(document.documentElement.scrollTop+
document.documentElement.clientHeight-this.clientHeight); _left:expression(document.documentElement.scrollLeft+ document.documentElement.clientWidth - offsetWidth); }
4. Lalu cari lagi kode </body>
5. Copy dan paste kode berikut dan letakkan diatas kode </body>
<div id=' berita '>
<iframe allowtransparency='true' frameborder='0' height='17' id='NewsWindow' marginheight='0' marginwidth='0' scrolling='no' src='http://www.elshinta.com/v2003a/scrolling.htm' style='background-color: transparent;' width='1200'/>
</div>
6. Simpan Template kamu. Selesai
Sumber: http://dark-paper.blogspot.com
Semoga Bermanfaat
Cara pasang like fb, tweet, google+, share dibawah setiap postingan
Ingin pasang tombol Like fb dan lainnya seperti gambar di bawah ini? Ikuti langkah praktisnya berikut ini!
Langkah Praktis
1. masuk ke blog sobat
2. pilih template kemudian pilih edit HTML
3. cari kode <data:post.body/>
4. masukan kode dibawah ini tepat dibawah kode <data:post.body/> jika kalian menemukan banyak kode tersebut kalian letakan di yang ke dua, atau kalo ngak mau ambil yang ketiga.
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
<div style='background:#222; border:1px solid #000; border-bottom:1px solid #444; border-right:1px solid #444;padding:8px 0;margin:12px 0px;width:100%;float:left;height:20px'>
<div style='float:right;padding-right:10px;'>
<div class='addthis_toolbox addthis_default_style '>
<a class='addthis_button_facebook_like' fb:like:layout='button_count'/>
<a class='addthis_button_tweet'/>
<a class='addthis_button_google_plusone' g:plusone:size='medium'/>
<a class='addthis_counter addthis_pill_style'/>
</div>
<script src='http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#pubid=4rifin' type='text/javascript'/>
</div>
<div style='float:right;padding:2px 10px 0px 0px;font:normal 12px Arial;color:#eceaea;text
shadow: 1px 1px 1px #000'>
<strong>Share this article</strong> :
</div>
</div>
</b:if>
5. jika sudah klik simpan kemudian lihat hasilya
Langkah Praktis
1. masuk ke blog sobat
2. pilih template kemudian pilih edit HTML
3. cari kode <data:post.body/>
4. masukan kode dibawah ini tepat dibawah kode <data:post.body/> jika kalian menemukan banyak kode tersebut kalian letakan di yang ke dua, atau kalo ngak mau ambil yang ketiga.
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
<div style='background:#222; border:1px solid #000; border-bottom:1px solid #444; border-right:1px solid #444;padding:8px 0;margin:12px 0px;width:100%;float:left;height:20px'>
<div style='float:right;padding-right:10px;'>
<div class='addthis_toolbox addthis_default_style '>
<a class='addthis_button_facebook_like' fb:like:layout='button_count'/>
<a class='addthis_button_tweet'/>
<a class='addthis_button_google_plusone' g:plusone:size='medium'/>
<a class='addthis_counter addthis_pill_style'/>
</div>
<script src='http://s7.addthis.com/js/250/addthis_widget.js#pubid=4rifin' type='text/javascript'/>
</div>
<div style='float:right;padding:2px 10px 0px 0px;font:normal 12px Arial;color:#eceaea;text
shadow: 1px 1px 1px #000'>
<strong>Share this article</strong> :
</div>
</div>
</b:if>
5. jika sudah klik simpan kemudian lihat hasilya
Jangan Kalah dari Ayam
Banyak orang bilang hidup di dunia ini nggak ada yang gratis. kecuali kentut. Realitanya demikian. Tidak ada yang mengingkari ungkapan tersebut, kendati tidak seratus persen ucapan itu benar. Karena masih ada yang gratis disamping kentut, ngambil air di kali atau di laut, misalnya, cari sayuran di hutan (kalau ada yang bisa dikonsumsi, tangkap ikan di sungai, dll.
Ungkapan semacam itu, sekalipun
mengandung kata-kata yang kurang enak didengar karena ada kata
"kentut" nya, perlu kita dukung, agar bisa membuat kita sadar bahwa untuk
hidup di dunia ini tidak bisa hanya dengan berdiam diri. Semua perlu ongkos, perlu biaya, perlu
usaha untuk menghidupi diri sendiri dan keluarga.
Islam sangat tidak menyukai umatnya
menganggur. ini dibuktikan dengan adanya beberapa ayat yang
menyinggung-nyinggung agar manusia itu berusaha mencari rezqi, tidak menganggur.
Berikut diantara bunyi ayat-ayat tersebut:
فَانتَشِرُوا فِي الأَرْضِ وَابْتَغُوا مِن فَضْلِ اللَّهِ
Maka bertebaranlah kamu di
muka bumi; dan carilah karunia Allah[1]
وَجَعَلْنَا النَّهَارَ مَعَاشًا
dan Kami jadikan siang untuk
mencari penghidupan[2]
وَلَقَدْ مَكَّنَّاكُمْ فِي الأرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَايِشَ قَلِيلا مَا تَشْكُرُونَ
Sesungguhnya Kami telah
menempatkan kamu sekalian di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu
(sumber) penghidupan. Amat sedikitlah kamu bersyukur.[3]
Selain Allah dalam Al-qur’annya, Rasulullah saw pun juga bersabda,
لِأَنْ يَأْخُذَ أَحَدُكُمْ حَبْلَهُ فَيَذْهَبَ فَيَحْتَطِبَ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ النَّاسَ أَعْطَوْهُ أَوْ مَنَعُوهُ
“Sungguh bahwa mengambil seseorang dari kamu dari talinya, lalu pergi,
serta mencari kayu bakar ke hutan, maka itu lebih baik dibanding meminta-minta
kepada manusia. Memberi merika itu kepadanya atau tidak.”
Jelas dari ungkapan ayat-ayat al-qur’an serta hadis Rasulullah Saw
tersebut, kita tidak dibenarkan berdiam diri dengan virus yang bernama “menganggur”,
karena menganggur tidak akan mendapatkan apa-apa. Malah, hanya bisa
mengantarkan kepada kemiskinan. Dalam sebuah do'a, Nabi pernah berlindung dari “jurang” kemiskinan. Kemiskinan, ya, kemiskinan. karena
kemiskinan juga merupakan bahaya yang bisa membawa kepada lembah kema'shiyatan dan bahkan
kekufuran. Tentunya apabila
seseorang tidak sabar dalam menghadapi kemiskinan tersebut.
Apa yang akan terjadi? tidak menutup
kemungkinan apabila si miskin tidak kuatnya imannya, tidak mau bersusah payah,
tidak mau kerja cari uang, ketika dalam keadaan terjepit, bisa saja angin jahat
dari syaitan bertiup membawa bisikan ini-itu, merampok, merampas, mencopet, dan
lain sebagainya.
Solosi utama agar terhindar dari kemiskinan
adalah dengan berusaha, berusaha, dan terus berusaha. serta jangan lupa berdo'a
kepada Allah agar dihindarkan dari kemiskinan.
Kalau hanya kerjaannya nganggur,
malas-malasan, tidur-tiduran ngarap alias mengharap dapat emas nomplok, hujan duit, atau dapat uang kaget (seperti yang
di televisi), mimpi kali yee...
Huss... sudah saatnya bangun. kacian dech
lho! tahi mata menongkol. hhaaaa
Sobat, kalau kita mau melirik sebentar bagaimana kinerja ayam dalam menhidupi sehari-hari, mungkin kita kalah. Pagi-pagi, disaat kuning fajar mulai menyingsing, ayam sudah mulai bersiap diri. Kokoknya mulai terdengar menghiasi dunia. Sekalipun belum turun dari kandangnya, persiapan untuk kerja sudah diperlihatkannya. Dan, begitu jubah putih siang sudah mulai terpampang dengan ditandai datangnya sang mentari, ayam pun keluar dan turun dari kandangnya.
Kesana-kemari, ia langkahkan kaki,
mengais ini-itu mencari sesuatu yang bisa dimakan, agar bisa hidup. Tanpa
lelah, dari pagi hinga sore ayam ngak pernah datang ke kandang kecuali hari sudah
mulai gelap, ketika senja kuning mulai menampakkan jubah hitamnya. Sungguh kegigihan yang luar biasa. Mampukah kita seperti demikian? jawabannya
ada ditangan masing-masing.
Yang jelas, kita tidak boleh kalah dengan ayam. Kita ini makhluk Tuhan
yang sempurna, dibekali akal oleh Allah untuk berfikir. Mari, sebagai rasa
syukur kita kepada Sang Pencipta, kita wujudkan dengan berusaha dan bekerja. Carilah
rezeki yang halal. Karena rezeki yang halal merupakan pupuk penyubur kecintaan
kita kepada-Nya. Sebaliknya, rezeki yang haram merupakan racun kebisaan yang
mampu menjobloskan kita ke lembah neraka Jahannam. Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa
dagingnya tumbuh dari makanan yang haram, maka api Neraka lebih utama baginya”.
Na’udzubillah mindzalik.
Kado Untuk Ibu
Sobat, Ngomong-ngomong sebentar lagi kan kita akan menghadapi hari ibu yang akan jatuh tepat pada hari mingu 22 Desember 2013 ini, nah, untuk menyambut tibanya hari tersebut apa komentar sobat tentang hari ibu ini? Apa yang mesti sobat lakukan? Kado apa yang terbaik untuk ibu?
Sejauh pengetahuan penulis, Islam memang tidak mengenal hari ibu, tetapi
dalam Islam “ibu” adalah seorang makhluk Tuhan yang sangat dimuliakan, dan
patut diberikan penghargaan atas semua pengorbanannya selama ini.
Pengorbanan seorang ibu sungguh luar biasa. Andai saja seseorang mau
menghitung seberapa besar pengorbanan seorang ibu kepada anaknya, dan mau
membalas semua jasanya, niscaya takkan mampu.
Pernahkah sobat melihat seorang ibu dari tetanga atau jiran sobat, bagaimana
susahya seorang ibu saat hamil, apakan lagi ketika menjelang hari bersalin
tiba? Tentunya susah, cape, dan letih selalu menggelutinya. Karena janin
yang ada dalam perut semakin besar dan berat, tentu itu merupakan suatu beban
yang tak bisa dielakkan. Tidak pernah terdengar seorang ibu hamil melepaskan
dan meninggalkan kandungannya sebentar di rumah karena mau pergi ke pasar,
jalan, mandi, dan lain sebagainya. Dan itu bukan waktu yang sebentar. Enam
bulan, ya, itu kalau kita menghitung masa paling sedikit usia kandungan. Kalau
mematok usia kandungan pada umumnya adalah sembilan bulan, dan bahkan tidak
menutup kemungkinan usia kandungan bisa mencapai dua tahun, usia maksimal
kandungan, sebagaimana dialami oleh ibunya Imam Syafi'i, pendiri madzhab
Syafi'i.
Belum lagi pasca melahirkan, setiap hari ibu memberikan pelayanan serta
perawatan terbaik 24 jam; memandikan, memberikan pakaian, mengasih makan,
disuapin lagi. Bahkan, ketika melihat anaknya buang hajat, tanpa merasa jejek
sedikit pun ia bersihkan kencing atau kotorannya, kendati disaat makan dan
minum.
Andai terjadi demam atau penyakit yang menghinggap, spontan ia kesana-kemari
mencarikan obat, dan kalau pun perlu ia bawa ke dokter. Karena seorang ibu
tidak sanggup membiarkan anaknya sakit. Tidak sanggup melihat anaknya sedih
atau menangis.
Tak jarang, dikeheningan malam disaat asyiknya tertidur pulas, demi rasa
kasih sayangnya terhadap kita si belahan jiwa yang lagi menangis entah apa
sebabnya, ia bagun dari tidurnya. ia gendong, ia kasih air susu, jalan ke sana-sini,
mondar-mandir tak tentu arah, hanya karena untuk membuat kita tenang, nyaman,
dan bahagia dipelukan ibu.
Di samping itu, ibu juga adalah guru pertama kita yang mengajarkan banyak
hal untuk bekal menjalani hidup ini. Diajarkannya kita merangkak, duduk,
berjalan, berbicara, dan berjuta pelajaran lainnya.
Islam mewajibkan bakti kepada orang tua, khususnya terhadap ibu. Kenapa
demikian, karena ibu adalah orang yang paling besar jasanya terhadap kita. Ia
pertaruhkan nyawanya ketika melahirkan kita. Apa sobat masih ingat?, kata
orang, melahirkan itu merupakan perjuangan antara hidup dan mati.
Rasulullah saw pernah ditanya sahabat, Ya Rasulullah, kepada siapa orang
yang utama kami ta’ati? Rasul menjawab, “ibumu”. Kemudian sahabat bertanya
lagi, lalu setelah itu kepada siapa ya Rasulullah?, lagi-lagi Rasulullah
menjawab, “ibumu”. Kemudian sahabat bertanya lagi, lalu kepada siapa? Nabi pun
menjawab dengan jawaban yang sama "ibumu". Selanjutnya sahabat
bertanya, terus kepada siapa Ya Rasulullah? Nabi menjawab, “Bapakmu”.
Dari cerita hadis tersebut mengisayaratkan, bahwa kedudukan ibu sangat
penting dan sangat diutamakan. Selama tiga kali Nabi menjawab dengan jawaban
yang sama, ibu-mu, ibu-mu, ibu-mu. Lalu bapakmu.
Terkait menyambut hari ibu, Kado apa yang patut kita berikan?
Menurut penulis tidak ada penghargaan yang paling besar, tidak ada kado yang
paling mahal untuk diberikan kepada ibu, kecuali selalu bakti, patuh, tunduk,
dan menjadi anak yang sholeh, yang selalu mendo'akan di setiap selesai sholatnya.
Alasan penulis, karena bakti terhadap orang tua, khususnya lagi kepada ibu
merupakan kewajiban mutlak. Durhaka kepada orang tua merupakan dosa seluruh
badan, sebagaimana difatwakan oleh Syekh Muhammad Zaini Gani (guru sekumpul)
pada saat pengajian beliau. Hal senada juga disebutkan oleh syekh Abdullah Bin
Husen Ba'alawi dalam kitabnya "Sulam at-Taufiq" yang
disyarahkan oleh Imam Nawawi menjadi kitab Murqat shu'ud at-tashdiq,
lihat pada pasal dosa seluruh badan.
Alasannya lainnya lagi, penulis merujuk kepada beberapa hadis Nabi saw:
- Keridhaan Allah tergantung kepada keridhaan kedua orang tua dan murka
Allah pun terletak pada murka kedua orang tua. (HR. Al Hakim)
- Rasulullah Saw ditanya tentang peranan kedua orang tua. Beliau lalu menjawab, "Mereka adalah (yang menyebabkan) surgamu atau nerakamu." (HR. Ibnu Majah)
- Rasulullah Saw ditanya tentang peranan kedua orang tua. Beliau lalu menjawab, "Mereka adalah (yang menyebabkan) surgamu atau nerakamu." (HR. Ibnu Majah)
- Apabila seorang meninggalkan do'a bagi kedua orang tuanya maka akan
terputus rezekinya. (HR. Ad-Dailami)
- apabila mati seorang manusia, terputuslah amal ibadahnya kecuali tiga.
yaitu: (1) shadaqah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfa'at, dan (3) anak
sholeh yang mendo'akan baginya. (HR. Bukhari Muslim)
Tak kalah pentingnya lagi, penulis juga beralasan dengan kata-kata yang
sangat populer di tengah-tengah kita, yaitu "Al-Jannatu Tahta Aqdamil
Ummahat", surga itu di bawah telapak kaki ibu.
Semoga Bermanfaat.
Sumber: http://catatan-kecilku-daud.blogspot.com
Sumber: http://catatan-kecilku-daud.blogspot.com
Tahun Baru
Selamat Tahun baru 2014
Beberapa hari yang lalu gue ditanya teman, "kemana nanti tahun baruan?" saya bingung, ya tentu bingung wong saya tidak pernah ke sana-sini dihari tahun baru. entahlah, apa gue memang ngak mau ngikutin tradisi yang ngak jelas dari mana asalnya itu atau memang gue ngak ada teman yang mau diajak pergi bareng ngerayain tahun baruan.
Kendati teman pernah nanya gituan, aku bukannya kepengin cari teman yang mau diajak pergi bareng, Malah, gue merasa geli atau merasa ngak pantas ngerayain yang menurut gue emang ngak perlu dirayain.
Kadang dalam hati kecil gue bilang, "Dirayain? apa yang dirayain?" wong datangnya tahun baru bukan berarti umur kita makin tambah panjang. ehh, malah bikin kita semakin mendekati pada kematian. Kenapa harus dirayain? Mestinya, datangnya tahun baru tambah bikin kita sadar diri. Bukan tambah lupa daratan.
Sebagai contoh yang ringan, ambillah batu kecil sebanyak kira-kira umur galib manusia hidup di dunia ini. yakni sekitar enam puluh atau tujuh puluhan, sebagaimana sabda Nabi Saw, bahwa umur umatku biasanya hanya berkisar antara 60 sampai 70-an. Taruhlah batu-batu tersebut kedalam sebuah wadah. Simpan, jangan biarkan ada orang yang mengotak-atik batu tersebut dengan mengurangi atau menambahnya.
Tugas Anda selanjutnya, setiap tibanya tahun baru ambillah satu batu, terus lempar atau buang batu tersebut.
Beberapa tahun kemudian, setelah Anda melakukan hal tersebut di setiap awal tahun baru, apa yang kamu lihat? Apa batu-batu tersebut makin bertambah atau malah berkurang?
Begitulah umur kita. dengan berlalunya hari demi hari. Bulan demi bulan, hingga tahun berganti tahun, sekali lagi saya ulang, sebenarnya pergantian tahun bukan membuat umur kita tambah panjang tapi malah membuat masa kita tinggal di dunia ini semakin sedikit (berkurang).
Ketika seseorang sudah tahu bahwa ia sudah mendekati pada maut (kematian), langkah apa yang pantas iadilakukan? apa terus mau berpoya-poya dan hura-hura?
Dalam rangka menyongsong tahun baru, banyak orang sudah dari dini-dini
hari mempersiapkan untuk menyambut detik-detik pergantian tahun
tersebut. Ada yang berencana kesana-kesini serta bawa ini bawa itu.
Pokoknya, khalayak seolah beranggapan ini adalah moment tahunan, moment
wajib, kalau ngak ikut, ngak dirayain, nyesel!


18.08
Daud Fathani
























